Pengemudi Denza Ngebut Tabrak 7 Kendaraan, 3 Korban Mengalami Luka-luka
Harianbisnis.com, Medan- Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Sudirman, Medan, Sabtu (24/10), pada pukul 10.30 WIB, satu unit mobil Denza BK 1906 BYN, yang dikemudikan Britto Napitupulu, warga Jalan Masdulhak, Medan Polonia, melaju dari arah Jalan Mangkubumi menuju Jalan Masjid dengan kecepatan tinggi.
Imbasnya mobil tersebut hilang kendali serta menabrak tiga sepeda motor dan dua mobil di Jalan Mangkubumi. Namun, sopir tersebut justru tidak berhenti hingga melaju dengan kecepatan tinggi menuju Jalan Sudirman hingga menabrak dua mobil yang berhenti.
Hal ini disampaikan, Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo kepada wartawan, bahwa pengemudi Denza menghantam empat mobil dan tiga sepeda motor hingga mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.
“Jadi sebelumnya pengemudi pengendara Mobil Denza BK 1906 BYN berjalan dari arah Jalan Mangkubumi ke Jalan Masjid dengan kecepatan tinggi yang menabrak 3 unit sepeda motor dan 2 unit mobil di Jalan Mangkubumi.Dan saat itu mobil justru melaju ke kawasan Jalan Sudirman dengan kecepatan tinggi yang menabrak dua unit mobil yang sedang berhenti,” kata Widodo.
Ada pun data kenderaan yang ditabrak untuk empat mobil kenderaan dan sepeda motor, yakni Mitsubishi Pajero BK 1117 JHN, Toyota Innova BK 1260 TAE, Mitsubishi Xpander BK 1487 KP, dan Toyota Rush BK 1209 ACV.
Sementara tiga sepeda motor yang terlibat yakni ; Honda CB BB 5179 RO, Suzuki FU BK 4520 ACQ, dan Honda Verza BK 4073 AMU.
Ada pun data korba Pintauli Sinaga (80) , dan Jaikurmar (56) keduanya warga Jalan Mangkubumi, serta Agusman Telaumbanua (42) warga Jalan Gagak Raya, Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Juga, kata Widodo, bahwa hasil pemeriksaan tes urine pengemudi Denza BK 1906 BYN sudah dilakukan.
“Hasil tes urine negatif. Dan para korban telah dirawat di rumah sakit saudara Pintauli Sinaga dan Jaikurmar dirawat di RS Elisabet Medan dan saudara Agusman Telaumbanua di RS Pirgadi,” tutupnya. (Rom/HBC)