Berita | 25/02/2025 - 17:32

Syarat Dukungan Warga Diduga Dimanipulasi, DPRD Medan Minta SK Kepling 8 Tangkahan Dibatalkan

Harianbisnis.com, Medan- Komisi 1 DPRD Medan rekomendasikan SK pengangkatan Jon Ricardo Purba sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) 8, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan agar ditinjau ulang. Pasalnya, syarat mendapat 30 % dukungan dari masyarakat dituding sarat manipulasi.

Hal itu terungkap saat digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh Komisi 1 DPRD Medan yang dipimpin anggota Komisi 1 Roma Uli Silalahi didampingi anggota Komisi Margaret MS dan Syaiful Ramadhan di ruang komisi 1 DPRD Medan, Selasa (25/2/2025).

Hadir dalam rapat puluhan masyarakat yang bergabung Forum Masyarakat Peduli Tangkahan, Lurah Tangkahan, Camat Medan Labuhan Nasir dan Tapem Pemko Medan.

Dalam rapat, menurut keterangan masyarakat Maruddin Simanjuntak, adapun keberatan mereka atas pengangkatan Jon Ricardo selaku Kepling 8 karena persyaratan dukungan dari masyarakat untuk Ricardo cacat adminstrasi.

“Syarat dukungan dari masyarakat diragukan karena tidak ada melampirkan data link dan foto bersama masyarakat saat menyampaikan dukungannya. Lagi pula, sosok Ricardo dinilai sangat arogan di tengah masyarakat. Maka kami minta SK ditinjau ulang,” ujar Maruddin dalam rapat.

Lecehkan DPRD Medan

Mendengar keterangan itu, Roma Uli dan Margaret minta Camat Medan Labuhan Nasir supaya dilakukan verifikasi ulang syarat dukungan untuk Jon Ricardo.

“Batalkan SK Kepling 8,” ujar Margaret yang diamini Roma Uli.

Terkait tudingan warga soal arogannya Jon Ricardo Purba dikuatkan anggota DPRD Medan Margaret MS.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, sosok Jon Ricado Purba benar arogan kurang beretika dan berakhlak.

Karena pernah, beberapa bulan lalu, ada perbaikan jalan di lingkungan 8. Pada saat peninjauan, Margaret mengaku didampingi masyarakat namun Kepling Jon Ricardo tidak mau tahu dengan situasi dan tidak menggubris kegiatan pengecoran badan jalan. Pada hal, Jon Ricardo berada di suatu kedai persis di di depan jalan yang sedang dicor.

“Jon Ricardo santai saja main kartu dengan buka baju bersama beberapa orang temannya. Ini kan tidak beretika dan berakhlak. Jabatan Kepling itu mulia dan perpanjangan Walikota di tengah masyarakat. Kok cuek aja padahal anggota dewan turun dan tak peduli ada perbaikan jalan. Ini sama saja melecehkan dan merendahkan anggota dan lembaga DPRD,” sebut Margaret.

Pada kesempatan itu, Margaret minta Camat Medan Labuhan dan Tapem Pemko Medan supaya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Kepling. Khusus kepada Kepling 8 supaya diberikan sanksi tegas. Sehingga ke depan tidak terjadi lagi hal yang sama dan tidak ada yang memberi contoh kurang baik. Begitu juga soal perekrutan Kepling agar ada persyaratan badan sehat dan jiwa yang sehat.

“Jangan hanya badan sehat tapi jiwa tidak sehat,” tandasnya seraya menambahkan supaya dilakukan pembinaan Kepling.

Diakhir rapat, Roma Uli memutuskan bahwa SK Kepling dibatalkan dan dilakukan kembali verifikasi terhadap syarat dukungan berkas Jon Ricardo Purba. (Rom/hbc)

Loading next page... Press any key or tap to cancel.