Berita | 22/02/2026 - 19:30

Dear Rico Waas! Dua Tahun PBG Gereja HKBP Kemenangan Tak Keluar, Jemaat Mengadu ke Binsar Simarmata

Harianbisnis.com, Medan- Masyarakat di Medan Tuntungan menyampaikan berbagai keluhan terkait dengan kondisi jalan, banjir akibat drainase tidak berfungsi, lampu penerangan jalan umum (LPJU), pelayanan PLN, dan masalah sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Kota Medan Binsar Simarmata SS MM menggelar Reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 di halaman Gereja HKBP Huria Kemenangan Jalan Palas IX, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (21/2/2026).

Ridawati Ginting, salah satu warga yang tinggal di Jalan Palas Raya Gg Inpres meminta perbaikan jalan dan drainase. Sebab, sepanjang jalan lingkungan tempat tinggalnya tersebut becek dan berlumpur karena saluran drainase tidak ada.

“Selain jalannya becek dan drainase tidak berfungsi, lampu penerangan jalan juga tidak ada di Gg Inpres itu. Tolong perhatiannya Pak Dewan, supaya bisa diperbaiki,” harap Ridawati Ginting.

Warga lainnya, Bukti Nainggolan yang juga jemat Gereja HKBP Huria Kemenangan menyampaikan agar dibangun drainase di Jalan Palas IX dan sekitar gereja tersebut. Sebab, saat hujan deras turun pekarangan gereja selalu tergenang air karena saluran drainasenya belum ada.

“Pembangunan sepanjang jalan masuk ke gereja ini atau Jalan Palas IX mengunakan paving block, itu atas swadaya gereja dan masyarakat. Melalui reses ini kami mohon agar saluran drainasenya bisa segera dibangun Pemko Medan sehingga jemaat tidak terganggu beribadah karena banjir,” harap Nainggolan.

Selain itu, Nainggolan juga memohon solusi atas kendala penerbitan izin bangunan atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Gereja HKBP Huria Kemenangan. Sebab, prosesnya tidak kunjung selesai, padahal sudah berjalan lebih dua tahun sejak dimohonkan.

“IMB atau PBG gereja kita ini masih tersangkut. Karena saat ini ada hadir dari pihak Dinas Perkim jadi mohon solusinya. Sudah berproses dua tahun tapi belum keluar izin itu,” ujar Bukti Nainggolan.

Menanggapi aspirasi warga tersebut, Binsar Simarmata mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan dan permohonan warga dengan berkoordinasi dengan Dinas SDABMBK untuk megatasi jalan dan drainase serta Dinas Perhubungan untuk urusan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).

“Kebetulan disini ada pihak Dinas SDABMBK, tolong Pak supaya dicatat keluhan dan permohonan warga, nanti bersama-sama kita koordinasikan ke atasan bapak. Begitu juga dengan Dinas Perhubungan, tolong dicek kondisi LPJU di Gg Inpres itu,” ujar politisi Partai Perindo itu.

Terkait PBG Gereja HKBP Huria Kemenangan, Binsar Simarmata yang duduk di Komisi 2 DPRD Kota Medan, bersepakat dengan pendeta dan pengurus gereja untuk bersama-sama mencari solusi atas kedala tersebut.

Ia mengakui, regulasi penerbitan PBG sangat rumit dan membutuhkan biaya tidak sedikit.

“Pak Pendeta, samalah kita mengurus ini (PBG gereja, red). Saya akan cari konsultan yang biayanya bisa lebih murah atau biaya untuk konsultan biarlah kami yang bayar, selebihnya jemat,” ujar Binsar Simarmata, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta reses.

Sementara itu, Camat Medan Tuntungan Berani Perangin-angin dalam kegiatan itu menyampaikan, pihaknya siap menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses tersebut. Seperti masalah drainase, jika saluran drainasenya sudah ada, pihaknya memiliki personil yang siap diturunkan untuk melakukan pengerukan.

“Tapi jika drainasenya masih swadaya masyarakat seperti di Gg Inpres, kami tidak bisa tangani. Jadi supaya drainasenya teratur, harus ada permohonan pembangunan drainase yang baru. Hari Senin besok kita akan buat surat permohonan pembangunan drainase di Gg Inpres dan Jalan Palas IX atau sekitar Gereja HKBP Huria Kemenangan,” kata Berani Perangin-angin.

Reses tersebut turut dihadiri Pendeta HKBP Huria Kemenangan Pdt Martin Butarbutar, Lurah Simpang Selayang Lisa Promanovita, perwakilan Dinas Perhubungan Ivan, perwakilan Dinas Perkimcikataru Tuahman Sinaga, perwakilan Dinas SDABMBK, tokoh masyarakat, rohaniawan, dan ratusan warga. (Rom/hbc)

Loading next page... Press any key or tap to cancel.