Prabowo Sah Presiden, Warga Medan Gelar Konvoi
Harianbisnis.com, Medan- Bertepatan dengan pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029, ribuan masyarakat di Kota Medan, Minggu (20/10) mengelar aksi konvoi.
Hal itu sebagai wujud rasa syukur atas pilihan warga kepada Prabowo Subianto.
Dengan mengunakan berbagai atribut dan simbol partai dan truk warga berkeliling Kota Medan meneriakan kata Prabowo.
“Prabowo…Prabowo ! Presiden !,” teriak warga saat itu.
Dari amatan dilokasi massa telah berkumpul di Masjid Raya Al-Mashun Medan.
Gegap gempita pelantikan presiden terpilih Prabowo Subianto benar-benar dirasakan oleh ribuan masyarakat Kota Medan.
Hingga massa bergerak melintasi Jalan.Brigjend Katamso, Jalan Pemuda, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Guru Patimpus, Jalan Gatot Subroto, Jalan Patimura dan Jalan Sudirman untuk terlebih singgah di DPD Partai Gerindra Sumut.
Dan dilanjutkan menonton bersama acara pengambilan sumpah dan pelantikan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, periode 2024-2029.
Ketua Gerindra Medan Ihwan Ritonga mengatakan, kegiatan konvoi dilakukan atas permintaan para masyarakat pendukung Prabowo dan Gibran.
“Jadi ini adalah permintaan masyarakat kepada kita, jadi kami hanya memfasilitasi apa yang diharapkan masyarakat untuk menyambut pelantikan pak Prabowo dan Gibran,” kata Ihwan.
Wakil Ketua DPRD Sumut itu, pihaknya berharap agar negara Republik Indonesia yang dipimpin Prabowo Subianto lebih sejahtera.
“Harapan kami di tangan pak Prabowo, 280 juta rakyat Indonesia berharap dapat membawa bangsa ini lebih makmur, sejahtera, dan anak-anaknya bisa sekolah, serta kesehatan bisa lebih terjamin,” ucapnya.
Sebelumnya, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumkng Raka dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 di Gedung MPR/ DPR , Senayan, Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya menyampaikan banyak hal antara lain target swasembada pangan dan ingin menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan.
Indonesia tak boleh bergantung dari pangan luar, sebab saat kondisi krisis negara lain akan mementingkan kepentingannya sendiri. Indonesia harus mencapai ketahanan atau swasembada pangan untuk seluruh rakyat Indonesia, 4-5 tahun ke depan.
“Bahkan kita siap menjadi lumbung pangan dunia,” kata Prabowo. (Rom/hbc)