Berita | 9/05/2026 - 21:04

Wagub Sumut Apresiasi Pameran Keris SNKI

Harianbisnis.com, Medan– Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran Pameran Pusaka Nusantara Keris Semenda Melayu, yang diselenggarakan Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) Dalam tajuk “Pestival Seni Sumatera Utara”, Sabtu, pelataran Medan Fair carefour (9/5/2026).

Pameran yang menampilkan 20 bilah keris dari abad 17–20 Masehi itu dibuka langsung oleh Wagubsu Surya didampingi Sekda Provsu,Kadis Pariwisata juga Ketua SNKI Sumut OK Zulfani Anhar, yang juga Kabid Kebudayaan Pemko Medan.

“Keris bukan mistik, tapi identitas”
Dalam sambutannya, Wagubsu Surya menegaskan pentingnya melestarikan keris sebagai warisan budaya tak benda UNESCO.

“Saya apresiasi SNKI Sumut yang konsisten merawat peradaban. Keris Melayu Sumatera ini bukan sekadar benda tajam. Pamornya adalah doa, luk-nya adalah laku hidup, warangkanya adalah adab. Ini identitas kita sebagai orang Sumatera Utara,” ujar Surya.

Surya menambahkan, Pemprov Sumut berkomitmen mendukung pelestarian pusaka. “Museum Negeri Sumut akan kita dorong jadi pusat edukasi keris untuk anak muda. Jangan sampai generasi kita kenal produk luar negeri tapi lupa keris luk 7,” selorohnya disambut tawa pengunjung.

OK Zulfani Anhar: Keris Rekatkan Persatuan.

Ketua SNKI Sumut OK Zulfani Anhar menjelaskan, pameran kali ini mengusung tema “Merawat Akar, Menjaga Peradaban”. Koleksi yang dipamerkan berasal dari, kolektor, dan penggiat warisan Budaya perkerisan mulai Deli,Serdang, juga Langkat dan banyak wilayah Sumut lainya.

“Keris (tosan aji) banyak mempersatukan kita ada keris Melayu,Jawa,Karo, Simalungun, Mandailing. Artinya, leluhur kita dulu sudah hidup rukun. Tugas kita melanjutkan,” kata OK Zulfan, sapaan akrabnya.

Ia juga menyebut SNKI Sumut akan menggelar edukasi besalen atau pembuatan keris untuk pelajar. “Bulan depan kita buat workshop disekolah Kota Medan. Biar anak muda tahu, keris itu warisan tinggi para leluhur. Nggak kalah sama teknologi kini,” jelasnya.

Tarik Minat Generasi Z

Pameran yang berlangsung 8,9 Mei 2026 ini juga dilengkapi zona interaktif: foto pakai baju adat + keris, games, dan banyak lagi.

Salah satu pengunjung, Dina (19), mahasiswa USU, mengaku baru pertama lihat keris langsung. “Kirain serem. Ternyata estetik banget. Pamornya kayak galaksi. Habis ini mau ajak temen-temen UKM Seni Budaya ke sini,” katanya.

Turut hadir Kadisbudpar Sumut , Pakar Perkerisan Pak Ari salah satu Dosen di USU dan Bang Awi salah satu kolektor Keris dari Kota Medan, juga puluhan komunitas budaya se-Sumut.

Pameran dibuka gratis untu masyarakat, pelajar dan mahasiswa. (Bob/rel)

Loading next page... Press any key or tap to cancel.